Expert System

Tokoh & Teori

Daftar tokoh dan teori yang menjadi landasan dalam sistem deteksi kesiapan kerja ini.

Caballero, C. L., Walker, A., & Fuller-Tyszkiewicz, M. (2011); Symonds, J. E., & O’Sullivan, C. (2017); Robert P. Brady (2010)

Kesiapan kerja merujuk pada sejauh mana lulusan memiliki sikap dan kemampuan yang membantu mereka sukses di dunia kerja. Ini mencakup motivasi karier, keterampilan dasar, keterampilan khusus pekerjaan, kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, serta karakteristik dan sikap pribadi.

Kesiapan kerja terdiri dari beberapa hal penting meliputi:

  1. Tanggung Jawab : Individu bertanggung jawab hadir tepat waktu, bekerja sampai selesai, menjaga peralatan, memenuhi standar kualitas, dan menjaga kerahasiaan organisasi.
  2. Keluwesan : Individu mampu menyesuaikan diri dengan perubahan di tempat kerja, baik yang diprediksi maupun tidak, serta siap menyesuaikan jadwal, tugas, dan jam kerja.
  3. Keterampilan : Individu menyadari keterampilan yang dimiliki dan bersedia belajar keterampilan baru sesuai kebutuhan pekerjaan, serta berpartisipasi dalam pelatihan atau pendidikan berkelanjutan.
  4. Komunikasi : Individu mampu berkomunikasi secara efektif di tempat kerja, menerima instruksi, meminta bantuan, serta menghargai rekan kerja.
  5. Pandangan Diri : Individu memiliki keyakinan dan rasa percaya diri dalam pekerjaan, serta menyadari kemampuan diri.
  6. Kesehatan dan Keamanan Diri: Individu menjaga kesehatan fisik dan mental, mematuhi prosedur keselamatan, menggunakan peralatan keselamatan saat dibutuhkan, dan mematuhi peraturan kerja.

(Brady, 2009)

Fugate, M., Kinicki, A. J., & Ashforth, B. E. (2004)

Employability adalah kemampuan menyesuaikan diri dengan pekerjaan sehingga mudah mengenali dan mencapai peluang karirnya.

Employability terdiri dari tiga aspek, yaitu :

  1. Identitas karier, yaitu gambaran diri dalam dunia kerja berdasarkan pengalaman dan cita-cita, mencakup: tujuan, harapan, kekhawatiran, kepribadian, keyakinan, dan cara berhubungan dengan orang lain untuk meningkatkan penyesuaian diri di dunia kerja.

  2. Kesesuaian pribadi, yaitu kemampuan menyesuaikan diri sendiri, seperti: keterampilan, pengetahuan, sikap, dan perilaku sehingga memiliki daya tarik untuk para pemberi kerja.

  3. Modal Sosial dan Human Capital, yaitu bekal/tabungan untuk mendapatkan manfaat di dunia kerja. Modal sosial mencakup hubungan antar seseorang, sedangkan human capital mencakup pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan selama berkarir.